Sabtu, 27 Desember 2014

Pilihan @jokowi_do2 Paket A atau Paket B ? "Ciliwung 5 Tahun Dari Hari Ini" #HariCiliwung1111

Sabtu, Desember 27, 2014

11 November 2014
Dari Sidang MPR Ciliwung: Paket A vs Paket B
Syahdan para pemilik kepentingan di Ciliwung bersepakat membentuk Majelis Permusyawaratan Rakyat Ciliwung (MPR Ciliwung).
Dalam salah satu sidang terpentingnya pada tahun ini, para anggota MPR Cilwung diharuskan untuk memilih antara paket A atau paket B.
Paket di sini bukan memilih pimpinan seperti MPR di Senayan. Pimpinan sidang di MPR Ciliwung sudah terpilih 5 orang (mewakili 5 segmen) yang terpilih secara musyawarah.
Sebelum memilih Paket (A atau B), Pimpinan Sidang MPR Ciliwung menjelaskan beberapa fakta sebagai berikut:
Pertama, banjir di Ciliwung tidak hanya terjadi di hilir saja seperti yang rame diberitakan media massa dan diliput televisi secara langsung. Banjir di Ciliwung terjadi juga di hulu Ciliwung seperti yang terjadi di Sungai Cisarua awal tahun 2014.
Kedua, di musim kemarau, warga di Puncak dan juga sepanjang sungai Ciliwung mengalami krisis air. Katulampa, yang sering menjadi indikator bagi warga Jakarta ketika banjir, ketinggian muka airnya di musim kemarau seperti saat ini 0 cm. Di sepanjang Ciliwung, sebagian warga yang mengandalkan air tanah, muka air tanahnya turun dan tidak bisa dijangkau oleh pipa pompa airnya. Akibatnya warga rame-rame turun ke Ciliwung, untuk mandi, cuci, buang air besar, wudhu, dsb. Bahkan di tahun 2009, akibat krisis air di musim kemarau, terjadi kejadian luar biasa (KLB) diare di Kecamatan Cisarua dan Megamendung.
Ketiga, di PP No. 38 / 2011 tentang Sungai ada amanah dimana para pemilik kewenangan dan pemilik kepentingan sungai harus menjaga / melestarikan fungsi sungai dan fungsi sempadan. Di PP 26/2008 tentang RTRW Nasional, sempadan sungai merupakan kawasan lindung nasional. Dan, di Perda DKI No.1 / 2012 tentang RTRW DKI Jakarta 2030, kawasan sepanjang Ciliwung ditetapkan sebagai kawasan strategis untuk kepentingan lingkungan, antara lain, karena aspek keanekaragaman hayatinya.
Nah, paket A dan paket B adalah pilihan untuk alokasi anggaran sekitar Rp. 5 triliun apakah akan dipakai untuk memilih kegiatan paket A atau paket B dengan segala manfaat dan konsekwensinya.
Paket A adalah pilihan kebijakan mengatasi banjir Ciliwung dimana anggaran Rp. 5 triliun itu dipakai untuk membangun prasarana pengendali banjir yang dibangun di alur sungai Ciliwung. Sedangkan Paket B adalah menggunakan anggaran Rp. 5 triliun itu untuk membangun prasarana pengendali aliran permukaan yang dibangun di seluruh wilayah DAS Ciliwung.
Jika pilihannya Paket A, maka :
- banjir di hilir Ciliwung bisa teratasi (frekwensinya makin berkurang)
- paket ini tidak bisa menyelesaikan masalah banjir di hulu Ciliwung.
- paket ini juga tidak bisa mengatasi krisis air yang dialami oleh warga hulu dan di sepanjang sungai Ciliwung.
- paket ini juga merusak fungsi sungai dan merusak fungsi sempadan sungai (karena sungai dibeton).
Jika Paket B pilihannya, maka:
- masalah banjir di hilir Ciliwung bisa teratasi
- masalah banjir di hulu juga bisa teratasi
- masalah krisis air bisa teratasi
- fungsi sungai dan fungsi sempadan tetap terjaga.

Pemerintah #SBY saat itu, sebagai pemilik kewenangan, sudah memilih paket A.
Nah, jika Anda sebagai anggota MPR Ciliwung, paket mana yang Anda pilih?
Lalu, menurut Anda, Pemerintahan Jokowi #KabinetKerja nanti akan memilih paket apa ya..........

( Tim Pengendalian Banjir Komunitas Ciliwung )

Written by

We are Creative Blogger Theme Wavers which provides user friendly, effective and easy to use themes. Each support has free and providing HD support screen casting.

0 komentar:

 

© 2013 Ciliwung Institute. All rights resevered. Designed by Templateism

Back To Top